Meningkatkan kompetensi Guru Wali Lewat Workshop Diseminasi 7 Jurus BK Hebat
Workshop Diseminasi 7 Jurus BK Hebat

Meningkatkan kompetensi Guru Wali Lewat Workshop Diseminasi 7 Jurus BK Hebat

SMKN 1 Ampelgading menggelar Workshop Diseminasi 7 Jurus BK Hebat pada Jumat, 20 Februari 2026, bertempat di Aula sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru wali sebagai bentuk penguatan kapasitas dalam memberikan layanan pendampingan kepada peserta didik. Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah agar semakin adaptif terhadap dinamika dan kebutuhan siswa.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program 7 Jurus BK Hebat yang diinisiasi oleh Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi guru dalam memberikan layanan BK yang komprehensif, mencakup aspek pribadi, sosial, belajar, dan karier siswa. Pendekatan yang digunakan menekankan pentingnya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berpihak pada perkembangan peserta didik.

Dalam workshop, dua fasilitator yakni Bu Citra Eka A. selaku Fasilitator Daerah dan Bu Erinda Lyenia selaku Fasilitator Sekolah memaparkan tujuh strategi utama dalam 7 Jurus BK Hebat. Ketujuh jurus tersebut meliputi: (1) membangun kedekatan dan komunikasi empatik dengan murid, (2) melakukan identifikasi dan pemetaan kebutuhan siswa, (3) memberikan layanan responsif terhadap permasalahan murid, (4) menguatkan pembinaan karakter dan resiliensi, (5) mendampingi perencanaan akademik dan karier, (6) menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan, serta (7) membangun kolaborasi dengan orang tua dan seluruh ekosistem sekolah.

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan praktik baik yang dibagikan narasumber. Guru wali diajak untuk merefleksikan peran strategisnya sebagai pendamping utama siswa di kelas, sekaligus sebagai pihak yang mampu mendeteksi dini potensi maupun permasalahan yang dihadapi peserta didik. Pendekatan yang humanis dan solutif menjadi penekanan utama dalam pelaksanaan program ini.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap layanan BK tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar hadir sebagai sistem dukungan yang kuat bagi siswa. Penguatan kompetensi guru wali diharapkan mampu menciptakan iklim belajar yang lebih positif serta mendukung perkembangan karakter, kesejahteraan emosional, dan keberhasilan akademik peserta didik di SMKN 1 Ampelgading.